Gus Mus; Itu Gimana MUI, Buya Syafii Kok Didebat dan Dihujat

0
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin dan Mantan Rois Syuriah NU, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus). Foto IST
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin dan Mantan Rois Syuriah NU, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus). Foto IST

NUSANTARANEWS.CO – Menanggapi sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap Ketua Umum PP Muhammadiya, Buya Syafii Maarif terkait perbedaan pandangan soal Ahok, membuat Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, Rembang, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) ikut angkat bicara.

Dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (12/11/2016) Gus Mus sangat menyayangkan sikap MUI selama ini kepada Buya Syafii Ma’arif.

“Itu gimana Buya Syafii saja didebat dan dihujat. Ilmu agama Islam Buya itu lebih tinggi dari mereka yang di MUI,” ungkap Gus Mus.

Mantan Rois Syuriah NU ini juga menyindir keras terhadap MUI, terkait statusnya sebagai orgnisasi. Menurut Gus Mus, status MUI selama ini tidak jelas dan membingungkan, apakah termasuk organisasi masyarakat, partai politik, atau Institusi Pemerintah.

“MUI ini sudah lama tidak jelas. Parpol, Ormas atau Lembaga Pemerintah. Tapi kok ya dapat APBN,” sindirnya.

Sekalipun demikian Gus Mus mengingatkan kepada seluruh anggota MUI untuk senantiasa mawas diri dan merubah mental di tengah kondisi bangsa yang sangat rentan diserang isu SARA.

“Jangan mengatakan seseorang atau manusia bukanlah manusia padahal dirinya sendiri belum atau bahkan bukan manusia. Rakyat jelata disuruh jadi manusia, tapi mereka jadi harimau, serigala, waduh,” papar Gus Mus penuh nasihat. (MK)

Komentar