Connect
To Top

Gelar Kontes Ternak, Kabupaten Bone Raih Rekor MURI

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita, mengungkapkan bahwa saat ini Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dikembangkan kegiatan pembibitan pada kabupaten terpilih, yaitu kegiatan yang berlangsung secara multi years untuk menjadikan lokasi tersebut menjadi wilayah sumber bibit ternak dan selanjutnya akan dikembangkan menjadi lokasi kawasan peternakan.

Menurut Diarmita, Sulsel merupakan salah satu Provinsi yang istimewa di bidang peternakan karena tingkat konsumsi pangan asal ternak tergolong tinggi di Provinsi ini. Menu harian masyarakat Sulsel tidak akan lengkap tanpa adanya masakan yang menggunakan bahan dasar daging, telur dan susu.

“Populasi ternak potong (sapi dan kerbau) di Sulawesi Selatan sekitar 1,48 juta ekor, sedangkan Kabupaten Bone merupakan kabupaten dengan populasi terbanyak di Sulsel tahun 2016, yakni sebesar 395.308 ekor,” ungkapnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Nusantaranews, Jakarta, Jum’at (24/3/2017).

Diarmita pun meyakini bahwa Kabupaten Bone dapat menjadi contoh terwujudnya pengembangan peternakan sapi, berkat keseriusan pemerintah daerah, pelaku usaha peternakan dan dukungan semua pihak untuk mengoptimalkan pembangunan peternakan.

Apalagi, lanjut Diarmita, di Sulsel juga terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PKH Kementan, yaitu Balai Besar Veteriner Maros. “UPT tersebut tentunya selalu siap mendukung pengembangan peternakan dan kesehatan hewan pada wilayah kerjanya, terutama di Sulsel dan wilayah timur Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, menyampaikan bahwa kegiatan karnaval dan kontes ternak Tahun 2017 yang dilaksanakan bersamaan dengan hari jadi Bone yang ke 687 tahun. Kegiatan ini tidak saja melibatkan unsur birokrasi dalam hal ini Pemda lingkup Kabupaten Bone tetapi juga masyarakat, sehingga citra peternakan diharapkan semakin cepat terbangun dan akrab untuk semua kalangan.

“Sebanyak 324 ekor ternak sapi diikutkan dalam acara Karnaval dan Kontes Ternak Sapi, sehingga Pemkab Bone selaku panitia acara meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI) sebagai peserta Karnaval Sapi Terbanyak,” katanya.

Andi Fahsar menuturkan, diraihnya penghargaan MURI ini merupakan hal luar biasa. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah ternak terbesar di Indonesia Timur.

“Jika sebelumnya karnaval diikuti manusia, kali ini kita buat karnaval yang diikuti Sapi. Ini mempertegas Kabupaten Bone sebagai penghasil ternak terbesar di Indonesia Timur,” ujarnya menambahkan. (DM)

Komentar