Connect
To Top

Gairah Membaca di Perbatasan Indonesia-Malayasia, Tua-Muda Kompak Menjadi Penggerak Literasi

MInat Baca anak-anak di perbatasan Indonesia-Malaysia/Foto ES/nusantaranews

MInat Baca anak-anak di perbatasan Indonesia-Malaysia/Foto ES/nusantaranews

NUSANTARANRES.CO – Mengingat bahwa Nunukan juga sebagai beranda terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tentu dibutuhkan genarasi yang tangguh. Karenanya para muda-mudi yang tergabung dalam Relawan Kelas Inspirasi Nunukan menggelar Festival Pemuda dan launching Rumah Baca, yang diresmikan oleh Bupati Nunukan melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, di Desa Mansapa, Nunukan Selatan, Nunukan, Minggu (23/10).

Ketua Panitia Festival Pemuda Nunukan, Asegaf, mengatakan lewat program Indonesia Mengajar yang dilakukan Relawan Kelas Inspirasi ini diharapkan juga

akan menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini dalam pribadi generasi muda. “Oleh karna itu lewat gerakan ini kami ingin berusaha memotivasi anak-anak akan pentingnya nasionalisme kenapa harus tumbuh dalam hati mereka,” kata Asegaf.

Atas antusiasme masyarakat terhadap gerakan literasi tersebut, Asegaf menegaskan bahwa, program One Man One Book adalah ajakan kepada masyarakat agar mereka mau menyumbangkan minimal satu orang satu buku. Dan hal itu menunjukkan bukti yang signifikan.

“Alahamdulillah, dari sumbangan buku dari masyarakat tersebut kita sudah mampu kumpulkan ratusan buku dari berbagai genre, seperti yang kita lihat di dalam Taman Baca itu (ia menunjuk ke bangunan Taman Baca). Dan di daerah lain seperti di pedalaman Kabudaya dan Sebatik, insha Allah kami akan lakukan hal serupa,” ungkap Asegaf.

Disinggung masalah pendanaan untuk gerakan Kelas Inspirasi tersebut, Asegaf menjelaskan, disamping dari para Relawan, mereka juga memotivasi masyarakat untuk berdonasi. Sebab, kata dia, tidak dipungkiri kalau untuk menjangkau daerah pedalaman tentu perlu dana yang tidak sedikit.

“Untuk itu kita mencoba menggerakan hati masayarakat agar turut serta dalam program kami ini dengan donasinya. Dan Alhamdulillah, sampai saat ini antusiasme masyarakat untuk membantu gerakan kami ini sangat tinggi,” terang Asegaf menandaskan.

Hadir dalam launcing Rumah Baca tersebut Dan Dim 0911/Nunukan, perwakilan Kapolres, dan masyarakat dari berbagai tempat di Kabupaten Nunukan. Pasca pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan, tampak anak-anak berebut masuk kedalam Rumah Baca dan seperti tidak sabar ingin mendapatkan bacaan favoritnya. (ES/red-02)

Komentar