Matahari tercermin dalam logo FIFA di depan markas FIFA di Zurich, Swiss 19 November 2015/Reuters/Arnd Wiegmann
Matahari tercermin dalam logo FIFA di depan markas FIFA di Zurich, Swiss 19 November 2015/Reuters/Arnd Wiegmann

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Badan sepakbola dunia FIFA mengatakan bahwa pihaknya masih terikat kontrak reguler dengan panitia Piala Dunia 2022 di Qatar. Penegasan FIFA ini terkait dengan situasi diplomatik yang memburuk d Negara Teluk menyusul pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir dengan Qatar.

Dikutip Reuters, Senin (5/6/2017) FIFA menegaskan komitmen kontrak tersebut.

Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan yang lainnya memutuskan hubungan dengan Qatar pada hari Senin, menuduhnya mendukung terorisme dan membuka keretakan terburuk selama bertahun-tahun di antara beberapa negara terkuat di dunia Arab.

FIFA mengatakan dalam sebuah pernyataan email bahwa pihaknya melakukan kontak reguler dengan Komite Pelaksana Lokal Qatar 2022 dan Komite Tertinggi untuk penanganan Pengiriman dan Legacy berkaitan dengan Piala Dunia 2022 FIFA.

“Kami tidak memiliki komentar lebih lanjut untuk saat ini,” kata pernyataan FIFA.

Panitia penyelenggara Piala Dunia Qatar dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menyelenggarakan pertandingan internasional di kawasan tersebut, keduanya menolak berkomentar.

Tim nasional Qatar masih terlibat dalam kompetisi kualifikasi untuk Piala Dunia 2018 di Rusia dan berada di posisi terbawah grup dengan empat poin dari tujuh pertandingan, dengan pertandingan melawan Korea Selatan, Suriah, dan China masih harus dimainkan.

Ada peluang yang sangat jauh sehingga mereka masih bisa finis di urutan ketiga dalam grup dan lolos ke pertandingan play-off melawan tim yang finis ketiga di grup kualifikasi Asia lainnya, baik dengan Arab Saudi maupun UEA di antara lawan potensial.

Piala Dunia 2022 merupakan inti dari strategi yang disusun dengan hati-hati untuk memproyeksikan Qatar ke tahap global melalui olahraga. Perselisihan diplomatik bisa berdampak pada persiapannya.

Menjelang turnamen, negara ini dijadwalkan untuk menyelenggarakan beberapa acara di berbagai olahraga, yang ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur dan keahlian.

Tahun ini pihaknya menyelenggarakan 72 acara, 39 di antaranya akan menjadi ajang kompetisi internasional.

Qatar telah menjadi tuan rumah ke 10th Artistic Gymnastics World Cup dan sebuah pertemuan atletik IAAF Diamond League, dan FINA Swimming World Cup dijadwalkan pada bulan September.

Badan pengatur lingkungan FINA tidak menanggapi permintaan komentar pada hari Senin, apakah masih akan berlanjut.

Pentathlon modern tingkat atas, berlayar, squash dan jumping show juga dijadwalkan untuk di akhir tahun saat suhu dingin. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Komentar