Presiden Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional, Gianni Infantino/Foto via cbc.ca/Nusantaranews
Presiden Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional, Gianni Infantino/Foto via cbc.ca/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Perseteruan Qatar dengan negara-negara Liga Arab di Timur Tengah dikhawatirkan akan memberikan efek negatif terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Sebab, Qatar menjadi tuan rumah ajang perhelatan kompetisi sepakbola sedunia.

Presiden Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional, Gianni Infantino meyakini krisis diplomatik di kawasan teluk tak bakal mempengaruhi gelaran Piala Dunia lima tahun mendatang. Namun, dia berharap pertikaian itu segera berakhir dan situasi kembali normal.

“Saya enggan berspekulasi dan saya tidak akan melakukan itu saat ini,” ujar Infantino seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (12/6/2017).

Kendati demikian, Infantino mengatakan FIFA akan terus mengamati situasi dan tetap rutin berkomunikasi dengan pihak Qatar. “Tugas FIFA yang saya pahami adalah cuma urusan sepakbola, dan tidak ikut campur soal geopolitik,” ucap Infantino.

Untuk diketahui, ajang Piala Dunia bakal digelar di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember 2022.

Sebelumnya Qatar akan menggelar serangkaian turnamen olahraga berbeda. Tahun ini ada 72 kompetisi olahraga digelar di Qatar, tercatat 39 di antaranya berskala internasional.

Kompetisi yang sudah digelar adalah Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-10 dan Liga Permata IAAF. Kemudian pada September 2017 mendatang bakal dihelat Kejuaraan Dunia Renang FINA.

Reporter: Ricard Andika
Editor: Romandhon

Komentar