NUSANTARANEWS.CO – Jika kalian pernah tinggal di desa, saat malam hari tentu kerap mendengar deringan suara jangkrik. Bahkan tak sedikit orang-orang di desa dulu sengaja menjadikan jangkrik sebagai salah satu serangga peliharaan.

Namun, taukah Anda jika ternyata ada fakta unik yang dapat kita peroleh manfaatnya dengan mendengarkan suara. Kali ini redaksi Nusantaranews.co akan menyajikan fakta menarik di balik suara jangkrik.

Pertama, suara jangkrik bisa menjadi pengusir tikus secara alami. Sebuah penelitian di Inggris tahun 2001 menjelaskan bahwa deringan suara yang dihasilkan jangkrik mampu mebuat tikut takut. Hal ini dikarenakan suara jangkrik mampu ditangkap oleh sensor motorik tikus. Maka tak berlebihan jika di desa banyak para petani dulu sengaja memilihara jangkrik di lumbung padi, agar tikus takut.

Kedua, suara jangkrik bisa digunakan untuk mengukur suhu udara. Hal ini sebagaimana riset yang dilakukan oleh Amos Dolbear, seorang ahli fisika asal Amerika. Dimana dalam eksperimennya tersebut menghasilkan suara jangkrik mampu digunakan untuk mengukur suhu udara terus berkembang. Untuk memperkirakan suhu lingkungan, jumlah kerikan dalam 14 detik lalu tambahkan 40. (T = n + 40). Misalnya 30 kerikan + 40 = 70 derajat Fahrenheit.

Ketiga, suara jangkrik mampu mestimulasi otak saat tidur. Layaknya mendengarkan instrumen musik saat tidur, suara jangkrik yang kita dengarkan jelang tidur bisa merelaksasi otak yang awalnya tegang menjadi lebih tenang dan santai. Kondisi ini sangat bagus untuk menstimulasi sekaligus menjaga kesehatan otak agar tidak rentan terserang depresi. Anda bisa mencobanya sendiri, dan merasakan bagaiamana otak akan jauh lebih tenang saat mendengarkan suara jangkrik menjelang tidur. (Adhon)

Komentar

SHARE