Wakil Ketua DPR Fadli Zon/Foto: IST
Wakil Ketua DPR Fadli Zon/Foto: IST

NUSANTARANEWS.CO – Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap kasus makar yang melibatkan sejumlah tokoh politik ditutup saja jika tidak ada bukti yang memadai.

Hal itu diungkapkannya setelah dirinya menerima para tokoh politik yang terbelit kasus makar di gedung DPR, Selasa (10/1/2016).

Menurut Fadli, perkara makar telah cukup merusak konsentrasi pemerintah.

“Menurut saya kalau tidak ada bukti nyata, hanya analogi, mimpi-mimpi, sebaiknya dihentikan saja perkara ini. Karena energi bangsa bisa untuk hal-hal yang lebih positif,” ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Fadli menilai tuduhan makar berkaitan dengan rencana aksi ke gedung DPR/MPR tanggal 2 Desember 2016 lalu tidak didukung bukti yang jelas. Fadli sendiri mengatakan bahwa pada tanggal 2 Desember 2016 lalu, para tokoh tertuduh makar bertujuan melakukan pertemuan dengan pihak MPR.

Dijelaskannya, tujuan mereka datang ke MPR sebenarnya merupakan hal yang wajar. Menurutnya, mereka ingin mengajukan aspirasinya untuk didengarkan MPR selaku bagian dari wakil rakyat di parlemen.

“Dan yang mereka lakukan juga terbuka, transparan. Mereka khan tokoh politik. Mereka ingin hadir di MPR. Itu khan saluran yang konstitusional,” ucapnya. (Hatiem)

Komentar