Berita Utama

Energi Terbarukan: Biomassa Napier Grass Terus Dikembangkan RNI Bersama Pertamina-Toyota

Bahan Baku Energi Terbarukan, Rumput Gajah/Foto: bioenergycrops.com
Bahan Baku Energi Terbarukan, Rumput Gajah/Foto: bioenergycrops.com

NUSANTARANEWS.CO – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dan Toyota Motor Corporation dalam mengembangkan biomassa “napier grass” atau rumput gajah sebagai bahan baku biofuel.

Direktur Utama RNI Didik Prasetyo menyatakan bahwa sebagai BUMN dengan bisnis inti agro industri, PT RNI berupaya berperan aktif dalam pengembangan energi terbarukan yang berbasis perkebunan.

“Salah satunya melalui pemanfaatan biomassa yang dihasilkan dari rumput gajah menjadi biofuel,” kata Didik Prasetyo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (6/10).

Menurut Didik, pemanfaatan rumput gajah untuk sumber energi baru dan terbarukan dikarenakan kandungan biomassa yang tinggi. Sehingga cocok digunakan sebagai salah satu bahan pembuat biofuel. Sebagai langkah awal, lanjutnya, sejak 2015 Pusat Penelitian Agro milik PT PG Rajawali II Cirebon telah menyiapkan lahan seluas 7 ha di HGU PG Jatitujuh, Majalengka, untuk keperluan riset pengembangan tanaman yang berpotensi sebagai sumber energi.

“Iklim di Indonesia sangat mendukung pengembangan rumput gajah. Selama ini rumput gajah belum banyak dimanfaatkan selain sebagai makanan ternak, bahkan terkadang dibiarkan tumbuh secara liar, padahal kandungan biomassanya cukup baik untuk dijadikan sumber energi terbarukan,” tutur Didik.

Kemitraan kedua BUMN tersebut, juga bertujuan mewujudkan sinergi BUMN antara PT RNI dan PT Pertamina.

“Untuk pemanfaatannya, RNI menjalin sinergi BUMN dengan Pertamina, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, sumber energi terbarukan dari jenis biomassa diarahkan untuk ketenagalistrikan dan transportasi,” ujar Didik.

Dia mengatakan tidak menutup kemungkinan RNI akan menjajaki pemanfaatan sumber energi terbarukan lainnya mengingat potensi limbah biomass yang dihasilkan dalam proses produksi di perkebunan dan pabrik-pabrik RNI Group cukup besar. Dan Tahap awal pengembangan ditandai dengan panen perdana rumput gajah di Majalengka, Jawa Barat, pada hari ini. (Riskianan/Red-02)

Komentar

To Top