Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Foto Andika/Nusantaranews
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi/Foto Andika/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan ada empat hal yang perlu dievaluasi pada penataan mudik di tahun 2017. Yang pertama kelayakan angkutan bus, kedua pemudik sepeda motor, ketiga manajemen waktu mudik, dan ke empat adalah kapasitas rest area.

“Beberapa yang harus kita evaluasi satu berkaitan dengan angkutan-angkutan yang tidak layak, dua pengendara motor terkait dengan jalur istirahat harus dikendalikan lebih baik dan tiga manajemen17 waktu yang akan kita lakukan dengan baik, yaitu integrasi dari libur-libur antara libur pegawai swasta dan libur anak sekolah,” ujar Budi Karya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/6/2017).

Salah satu yang harus dievaluasi yakni terkait kapasitas kendaraan di rest area. Menurut Menhub, rest area harus diperluas, dengan begitu diharapkan rest area dapat menampung pemudik yang ingin istirahat.

“Tempat istirahat mestinya akan dibuat lebih besar, sehingga bukan saja rest area sebagai tempat mereka (pemudik) makan, tapi juga tempat parkir sekedar memang ingin melepas kepenatan,” ungkapnya.

Selain itu menurut dia, keterlibatan asosiasi dianggap Menhub penting untuk dilakukan. Hal ini terbukti dimana asosiasi turut mendukung kebijakan pemerintah untuk menunda sementara operasional angkutan barang atau truk hingga Senin (3/7/2017).

“Akan libatkan secara intens asosiasi, hari ini Kadin, Asosiasi pengusaha truk dan ALFI mensupport imbauan dari Kemenhub untuk penundaan truk sampai ke hari Senin,” tuturnya.

Reporter: Ricard Andika
Editor: Romandhon

Komentar