Cheick Tiote (tengah) saat masih membela Newcaslte United/Getty Images
Cheick Tiote (tengah) saat masih membela Newcaslte United/Getty Images

NUSANTARANEWS.CO, Beijing – Kabar duka datang dari mantan pemain gelandang Newcaslte United, Cheick Tiote. Pesepakbola berusia 30 tahun itu meninggal dunia setelah ambruk saat berlatih di Beijing.

Dilansir Mirror, pesepakbola asal Pantai Gading ini diketahui salah satu sosok yang dicintai publik St James Park, kandang Newcastle dalam 7 tahun masanya mengabdi di klub yang musim depan promosi ke Premier League.

Tiote memulai karir sepakbolanya di Belgia bersama Anderlecht. Dari sana dia pindah ke FC Twente di belanda. Di Twente, Tiote muncul sebagai sosok pemain gelandang bertahan yang efektif.

Ia pindah ke Liga Primer Inggris untuk bergabung dengan Newcastle pada 2010 dan membuat lebih dari 150 penampilan sebelum akhirnya hijrah ke China pada awal musim 2016/2017. Saat itu Newcastle terdegradasi di Premier League.

Tiote kemudian pindah ke Beijing Enterprises. Di sana ia membukukan penampilan 17 kali untuk klub sebelum kematiannya.

Demba Ba, mantan rekan setim Tiote di Newcastle adalah orang pertama yang memberikan penghormatannya.

“Semoga Allah memberi anda surga saudara Tiote,” kata striker Shanghai Shenhua itu.

Tak hanya Ba, rekan setim Tiote semasa masih di Newcastle, Jonas Gutierrez juga mengucapkan belasungkawanya atas kepergian rekannya itu.

“Sangat sulit berkata apa-apa mendengar berita kepergian Tiote. RIP untuk teman saha. #NUFC,” cuit Jonas di akun Twitter miliknya. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Komentar