Mantan anggota komisi VI DPR Hafiz Thohir/Foto nusantaranews via forum-independen
Mantan anggota komisi VI DPR Hafiz Thohir/Foto nusantaranews via forum-independen

NUSANTARANEWS.CO – Wakil ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Thohir mengungkapkan, dirinya meragukan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5%. Hal tersebut disampaikan Hafisz guna menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution yang menyatakan bahwa dirinya optimis perekonomian Indonesia akan tumbuh hingga 5,2%.

“Melihat kondisi fiskal yang masih ketat, saya tidak yakin ekonomi akan tumbuh 5.2% seperti yang disampaikan Pak Darmin Nasution,” ungkapnya kepada nusantaranews.co di Jakarta, Kamis (6/10).

Hafisz pun memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada tahun ini lebih cenderung pada posisi stagnan dan akan sulit untuk mengalami pertumbuhan di atas 5%. “Paling ekonomi akan tumbuh di 5.0%,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Hafisz, jika dengan memanfaatkan dana dari Tax Amnesty sekalipun, angka pertumbuhan paling mentok di 5.1%.

“Kalau digenjot pun maksimal 5.1%. Itupun dengan syarat, Tax Amnesty setorkan uang Rp 165 triliun ke kas negara,” tegasnya.

Di samping itu, Hafisz pun mempertanyakan soal data dari peningkatan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) yang disebut oleh Darmin.

“FDI mana datanya? Gak sesuai target kok. Darmin terlampau over optimis tapi tidak cukup didukung kondisi yang ada,” pungkasnya. (Deni)

Komentar