Connect
To Top

Dirjen EBTKE Mulai Operasikan PLTP Sarulla Unit I

NUSANTARANEWS.CO – Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM memberikan kabar baik bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla unit I (SIL) dengan kapasitas 110 megawatt (MW) telah beroperasi (commercial of date/COD).

“PLTP Sarulla dikembangkan di dua lokasi yaitu di proyek Silangkitang (SIL) dengan kapasitas pengembangan sebesar 1×110 MW (Unit l) dan proyek Namora – I – Langit (NIL) dengan kapasitas pengembangan sebesar 2×110 MW (Unit II dan III),” terang Dirjen EBTKE Rida Mulyana, dalam siaran pers EBTKE ESDM seperti dikutip nusantaranews.co, Rabu (22/3/2017).

Untuk Unit II dijadwalkan COD pada September mendatang, lalu menyusul unit III dijadwalkan beroperasi Maret 2018. “Secara keseluruhan kapasitas pengembangan PLTP Sarulla (Unit I, II dan III) sebesar 3×110 MW,” ungkapnya.

Dinyatakan pula bahwa, proyek tersbeut berada dalam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Sibual-buali dan berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.

PLTP Sarulla, kata Rida, termasuk dalam program percepatan pembangunan ketenagalistrikan (fast track program/ FTP) 10.000 MW tahap II sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 40 tahun 2014 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri ESDM nomor 15 tahun 2010 tentang Daftar Proyek – Proyek Percepatan Pembangunan Tenaga Listrik yang menggunakan Energi Terbarukan, Batubara dan Gas serta Transmisi terkait.

“Panas bumi menjadi salah satu prioritas nasional di bidang energi, mengingat besarnya potensi panas bumi Indonesia, yaitu 11 GW Sumberdaya dan 17,5 GW cadangan,” katanya.

Saat ini, tambah Rida, kapasitas terpasang sekitar 1.643,5 MW, adalah peringkat ketiga terbesar penghasil listrik dari panas bumi di dunia, setelah Amerika Serikat dan Filipina. “Dengan program 10.000 MW Tahap II yang hampir setengahnya berasal dari panas bumi, Indonesia dapat menjadi negara superpower panas bumi,” jelasnya. (rep/rsk)

Editor: Sulaiman

Komentar