Silicone Sex Doll Love Doll, Irene Height 4'2. (Photo: Ovdoll)

NUSANTARANEWS.CO, San Marcos – Apakah kita perlu prihatin dengan munculnya robot seks berteknologi tinggi dan dampaknya pada laki-laki. Misalnya dengan kemunculan boneka seks berteknologi tinggi dalam beberapa tahun belakangan ini.

Hari ini, empat perusahaan boneka seks terbaru berbagi pasar yang sangat istimewa ini: Abyss Creations, Android Love Doll, Sex dan True Companion Bot. Harga robot seks terbaru ini, dijual antara US$ 5000 dan US$ 15 000. Diramalkan pasar akan meledak dalam beberapa dekade mendatang.

Baca: Robot Seks dan The Kissinger Memanfaatkan Keintiman Manusia Dengan Smartphone

Dalam sebuah laporan penelitan yang dikeluarkan baru-baru ini, bahwa menanggapi argumen kenikmatan androids seks dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah etika dan filsafat.

Salah satu bagian dari dokumen, berjudul “seks masa depan kita dengan robot” mencoba menelaah apakah mainan seks ini bisa mencegah kejahatan seks. Sebuah argumen Shin Takagi, seorang bos Jepang yang perusahaannya menjual boneka seks gadis-gadis kecil – menyatakan bahwa pemerkosa atau pedofil seperti dirinya – bisa mengekspresikan keinginan mereka secara legal dan etis dengan keberadaan boneka seks tersebut.

Namun banyak argumen lain yang mengatakan bahwa perilaku mencari kepuasan dengan boneka seks malah bisa mendorong mereka lebih kuat untuk melakukan praktek-praktek ilegal. Bahkan dalam jangka panjang, bisa sangat berbahaya bagi orang lain. Mengizinkan orang untuk hidup dengan fantasi seks menggunakan robot seks memiliki efek merusak masyarakat dan norma-norma sosial.

Baca juga: Diperkirakan dalam 10 Tahun ke Depan, Penjualan Sex Toys Meningkat Tajam

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah bila meluasnya penggunaan androids seksual yang sempurna meniru manusia dengan kecerdasan buatan maka dikhawatirkan akan merusak hubungan sosial kita dengan orang lain.

Robot seks terbaru dengan teknologi tinggi terbaru RealBotix (Abyss Creations), akan dijual pada akhir 2017. Boneka seks tersebut bisa tersenyum, bahkan mengadakan percakapan (dasar), mengenali benda atau wajah, dan tentu saja melakukan hubungan seks sesuai perintah penciptanya.

Para peneliti juga menguraikan bahwa robot seks dapat menyebabkan isolasi sosial. Menghabiskan terlalu banyak waktu dengan robot seks mungkin akan mengakibatkan seseorang tidak mampu untuk mengembangkan hubungan pertemanan.

Android seks juga bisa menurunkan rasa empati dan mengembangkan kontak dengan manusia lain sebagai mahluk sosial. (Aya)

Editor: Eriec Dieda

  • 8
    Shares

Komentar