Ekonomi

Desa Pamoyanan-Bogor Bisa Bayar Tagihan Listrik dengan Sampah

Perpustakaan Sampah Pamoyangan, Bogor. Foto Istimewa (Dok. Pribadi)
Perpustakaan Sampah Pamoyangan, Bogor. Foto Istimewa (Dok. Pribadi)

NUSANTARANEWS.CO, Bogor – Masyarakat di daerah Pamoyanan kini bisa menggunakan sampah untuk beberapa jenis pembayaran, seperti listrik, pulsa, tiket kereta api atau pembayaran dan cicilan lainnya di bank dan perpustakaan sampah Pamoyanan, Bogor.

“Semakin banyak tabungan sampah, maka semakin banyak pula manfaat lainnya, salah satunya untuk membayar tagihan bulanan keluarga” ujar relawan inspirasi Rumah Zakat, Elan Zaelani yang dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Salah seoranh pegiat bank dan perpustakaan sampah, Jaelani menjelaskan bahwa warga kini punya tabungan bank sampah, dari tabungan itu uangnya bisa digunakan untuk membayar listrik dan dan lainnya.

“Di sini juga ada jajanan anak-anak, setidaknya masyarakat bisa terbantu untuk membayar tagihan bulanannya dengan sampah yang mereka kumpulkan,” kata Jaelani.

Dijelaskannya, warga cukup membawa sampah ke lokasi yang sudah disediakan untuk ditimbang. Berat sampah yang sudah ditimbang, lalu dinominalkan dalam bentuk uang. Nantinya, jumlah itulah yang dimasukkan ke rekening bank sampah milik warga.

Uang hasil penjualan sampah tersebut akan diberikan kepada nasabah untuk digunakan membayar tagihan listrik atau kebutuhan lainnya, seperti membeli makanan. Dengan demikian, warga cukup menabung sampah, maka biaya bulanan seperti membayar tagihan listrik sudah bisa terbayar.

Jaelani menyampaikan, keberadaan aktivitas kemasyarakatan yang berorientasi pada lingkungan dan mempunyai pengaruh positif bagi masyarakat harus didukung secara maksimal, salah satunya seperti bank dan perpustakaan sampah ini.

“Apabila terus dikelola dengan baik, insya Allah akan berkembang menjadi bank dan perpustakaan sampah yang professional, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah di masa depan,” ungkap dia.

Jaelani menuturkan, dengan adanya pembayaran rekening listrik melalui sampah, diharapkan bisa memacu semangat warga agar lebih giat mengumpulkan sampah di lingkungannya.

Selain itu, salah satu ajang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Dalam ajaran Islampun mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.

Untuk diketahui, lokasi yang digunakan bank dan perpustakaan sampah adalah berasal dari salah satu rumah relawan inspirasi Rumah Zakat yang memanfaatkan teras rumahnya, tepatnya berada di Kp.Nagrog RT/RW.002/012 Kel.Pamoyanan Kec.Bogor Selatan.

Reporter: Richard Andika
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar

To Top