Berita Utama

Demo Susulan Diprovokasi Fitnah Ahok Sendiri

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid/Foto nusantaranews via suara
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid/Foto nusantaranews via suara

NUSANTARANEWS.CO – Usaha presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meredam panasnya suasana politik pasca demo 4 November ditandai dengan pertemuan-pertemuan dengan berbagai tokoh politik dan alim ulama. Kendati dinilai mampu meredakan situasi, namun tidak menutup kemungkinan akan ada aksi demonstrasi susulan yang bisa menaikkan eskalasi politik di ibukota.

Pasalnya, Gerakan Nasional Penyelamat Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) memastikan akan melakukan aksi kembali pada tanggal 2 Desember mendatang.

Menanggapi hal itu, Gerindra menyalahkan Ahok. Pandangan Gerindra, kemungkinan adanya aksi demo lanjutan karena diprovokasi fitnah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

“Fitnah Ahok tentang demo bayaran memang menjengkelkan dan menggugah semangat lagi untuk demo,” ujar Politisi Gerindra Sodik Mujahid saat dihubungi di Jakarta, Senin (21/11/2016).

Kendati demikian, Wakil ketua komisi VIII DPR ini menghimbau agar umat Islam tidak perlu lagi melakukan aksi lanjutan. Menurut dia, kasus penistaan agama yang selama ini memicu demo 4 November berada ditangan kepolisian untuk diproses lanjut secara hukum.

Sodik mengidealkan masyarakat Islam cukup melakukan pengawalan secara hukum. Terkait fitnah demo bayaran yang diucapkan Ahok, Sodik meminta agar masyarakat mengadukannya ke pihak kepolisian.

“Cukup dilaporkan kepada polisi di seluruh Indonesia oleh ratusan ribu komunitas atau lebaga atau organisasi yang ikut demo tanpa harus demo ke jalan,” ungkapnya. (Hatiem)

Komentar

To Top