KAMMI Demo di depan Gedung KPK/Foto Radilah/ Nusnataranews
KAMMI Demo di depan Gedung KPK/Foto Radilah/ Nusnataranews

NUSANTARANEWS.CO – Ratusan massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggeruduk  Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (7/10). Mereka meminta KPK untuk tidak takut dalam menuntaskan Kasus Suap Reklamasi Teluk Jakarta.

Tuntutan tersebut bermula dari semakin mencuatnya banyak nama penting yang terlibat seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kemudian staff-nya Sunny Tanuwidjaja, Bos PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, dan anaknya Richard Halim Kusuma alias Yungyung dalam kasus tersebut.

Baca : Massa Demo Reklamasi Sempat Tutup Jalan

“Jika KPK tetap pada polanya yang hanya mengungkap para pemain tekhnis, maka sama saja dengan KPK terus melanggengkan korupsi kekuasaan yang merupakan inti dari korupsi itu sendiri,” sorak Ketua Umum KAMMI Kartika Nur Rakhman, di Jakarta.

Masih dalam orasinya, mereka juga menuntut agar KPK dapat membuktikan statmentnya beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa kasus suap ini masuk kedalam kategori ‘Grand Corruption’.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa Demo di Gedung KPK Tolak Reklamasi

“Jika tersangka dan terdakwa hanya Sanusi, Ariesman dan staff-nya, jangan-jangan KPK mulai takut untuk melangkap lebih jauh karena kasus ini menyangkut penguasa dan pengusaha besar,” soraknya kembali.

Sebagai informasi aksi demo yang digelar sejak pukul 13:50 WIB ini diawali oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Usai pembacaan ayat suci Al-Qur’an mereka pun berorasi. (Restu)

Komentar