Foto Ilustrasi/IST
Foto Ilustrasi/IST
Foto Ilustrasi/IST
Foto Ilustrasi/IST

NUSANTARANEWS.CO – Sebuah hasil studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology mengungkapkan bahwa masalah di kamar tidur dapat menentukan hubungan jangka panjang pasangan. Saling percaya adalah kuncinya.

Para peneliti menganalisis kepercayaan seksual pasangan melibatkan 1.900 orang. Hasilnya, ditemukan dua kelompok pasangan dalam memandang seks. Pertama yang meyakini seks adalah sebuah takdir kebutuhan pasangan yang dengan sendirinya akan terjaga.

Kelompok pasangan kedua meyakini memelihara hubungan seks di atas landasan saling percaya merupakan kunci awetnya sebuah hubungan. Dengan rasa saling percaya, pasangan akan terus menjaga perkembangan seksual keduanya setiap waktu. Sebab, seks dinilai patut dirawat dengan tepat agar tetap dipandang sebagai salah satu cara menciptakan keharmonisan. Hanya saja, di sini dibutuhkan kesabaran juga.

Takdir seksual adalah istilah yang menyiratkan bahwa seks akan terjadi kapan saja. Di sisi lain, keyakinan atau kepercayaan adalah sesuatu yang menganggap hubungan sebagai tanaman yang membutuhkan air, memelihara dan perawatan.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa jika salah satu pasangan memiliki keyakinan yang tinggi tentang pertumbuhan seks, maka pasangan akan mendapatkan keuntungan. Peneliti menyimpulkan bahwa ada fase bulan madu sekitar 2-3 tahun di mana kepuasan seksual yang tinggi di antara kedua pasangan dapat dicapai. Manfaat percaya pada pertumbuhan seksual menjadi jelas setelah tahap awal ini. (Sego/Er)

Komentar