Menjaga Keperawanan. Foto Ilustrasi
Menjaga Keperawanan. Foto Ilustrasi

NUSANTARANEWS.CO – Artikel ini tak bermaksud mengajak dan menganjurkan untuk melakukan oral seks. Tetapi, menurut sebuah penelitian yang dilaporkan Mid-day, mengatakan oral seks merupakan perilaku yang telah populer di kalangan remaja di seluruh dunia.

Menurut para peneliti, gadis remaja biasa melakukan seks oral dengan pacar-pacar mereka untuk melestarikan keperawanan mereka dan menghindari kehamilan. Bahkan, penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh badan kesehatan di Amerika Serikat mengatakan praktek ini hasil penelitian yang dilakukan di 29 negara bagian AS, yang mengamati perilaku seksual dari 599 mahasiswa. Para peneliti menemukan bahwa 60 persen dari mereka merasa bahwa oral-genital melalui tindakan seksual seperti fellatio atau cunnilingus tidak menganggap hal itu sebagai hubungan seksual yang sebenarnya.

Hal ini tidak hanya terbatas pada pasangan heteroseksual. Studi terbaru mengungkapkan bahwa beberapa laki-laki gay menganggap penetrasi penis-anal sebagai tindakan mengakibatkan hilangnya keperawanan. Tapi seks oral atau seks non-penetratif, dianggap bukan tindakan yang menghilangkan keperawanan. Hanya saja, karena pandangan tradisional adalah bahwa keperawanan hanya hilang melalui penetrasi vagina dengan penis, anggota komunitas LGBT menegaskan bahwa keperawanan istilah ini berarti untuk mereka.

Selanjutnya, dalam penelitian terbaru yang dilakukan untuk menentukan korelasi kehilangan keperawanan dalam kasus kekerasan seksual. Temuan ini menunjukkan bahwa orang kehilangan keperawanannya sebagai akibat dari hubungan seksual yang dilakukan dengan paksaan atau pemerkosaan. Tapi ini telah mengalami kontroversi dan banyak perdebatan karena masih banyak memegang pandangan bahwa keperawanan hanya dapat hilang melalui hubungan seks konsensual.

Jadi, sesuai dengan studi dan survei yang dilakukan selama bertahun-tahun, banyak orang masih memegang pandangan bahwa tindakan seksual seperti oral seks, anal seks, masturbasi atau bentuk lain dari seks non-penetratif tidak mengakibatkan hilangnya keperawanan. (Sego/Er)

Komentar