Connect
To Top

Danramil 0824/13 Rambipuji Jelaskan Proxy War Kepada RT, RW dan Tokoh Masyarakat Pecoro

NUSANTARANEWS.CO, Jember – Komandan Koramil 0824/13 Rambipuji Kapten Inf Harsono berikan materi “Wawasan Kebangsaan” (Wasbang) kepada perangkat dan warga Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji, Jember.

Dalam kesempatan itu, Harsono memberikan gambaran adanya berbagai kejadian yang ada di tanah air yang kebanyakkan dipicu oleh hal-hal kecil, yang diangkat menjadi besar. Sehingga meresahkan banyak orang.

“Hal ini merupakan upaya pihak tertentu dalam mengembangkan Proxy War atau perang proxy, dimana ingin menguasai suatu negara dengan menggunakan pihak ketiga dan seterusnya bahkan menggunakan kekuatan tertentu untuk memudahkan aksinya,” papar Harsono di Balai Desa Pecoro, Rambipuji, Jember, Selasa (28/2/2017) malam.

Harsono menyampaikan, mengapa negara kita dincar oleh bangsa lain dengan perang proxy tersebut, karena lebih murah, lebih mudah dan tidak nampak.

“Negara kita negara kaya yang berada di katulistiwa dan dikenal sebagai negara agraris. Tentunya memiliki kandungan air, sumberdaya alam dan sumber pangan yang sangat berlimpah. Itulah yang menjadikan negara lain ingin menguasai negara kita,” terangnya.

Harsono menekankan, itulah gambaran luasnya terkait ancaman Bangsa Indonesia. “Selanjutnya apa yang harus kita lakukan sebagai warga negara, tidak lain kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas, jangan mudah terprovokasi oleh hasutan seseorang atau suatu kelompok dan kita harus bijak menyikapi berbagai perkembangan yang ada,” tegasnya.

Kapten Harsono memberikan Wasbang tersebut atas permintaan Kepala Desa Pecoro Danramil 0824/13 Rambipuji. Mulanya, Kepala Desa Pecoro, Sobirin, sebenarnya mengundang RT dan RW dan tokoh masyarakat yang dinadiri sekitar 120 orang dalam rangka penjelasan rencana program Desa Pecoro Kec Rambipuji. Namun kesempatan tersebut sekaligus diberikan kesempatan kepada Kapten Inf Harsono untuk sekalian memberikan materi wasbang.

Hal tersebut dilakukan, kata Sobirin, agar masyarakat lebih memahami kondisi bangsa saat ini dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas. Apalagi sampai terpengaruh radikalisme dan lain-lain. “Ini penting demi ketentraman sekaligus kewaspadaan bersama sebagai bagian dari warga masyarakat Indonesia,” katanya.

Menyikapi kegiatan tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto menyampaikan terima kasih kepada jajaran dan Kepala Desa atas waktu yang disediakan. “Terkait kegiatan pemberian materi wasbang memang harus kita sosialisasikan seluas-luasnya kepada semua elemen masyarakat sehingga masyarakat kita menjadi mantap dan tidak mudah dicerai berai oleh berbagai isu yang berkembang saat ini,” kata Rudi.

“Dalam Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menganut Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta) menjadikan semua komponen dan potensi diwilayah untuk menjadi satu kekuatan pertahanan, dan hal ini tentunya dengan pembagian tugas TNI-Polri sebagai kekuatan utama, masyarakat sebagai pendukungnya,” sambungnya. (sis24)

Editor: Sulaiman

Komentar