NUSANTARANEWS.CO. Kantor berita resmi Cina Xinhua hari Sabtu (12/08) mengabarkan bahwa Presiden Xi melalui pemcicaraan telepon telah menyampaikan permintaan agar dalam upaya menyelesaikan masalah Korea Utara dilakukan dengan jalan diplomasi.

Dikabarkan juga bahwa Cina bertekad akan menerapkan resolusi sanksi DK PBB secara penuh terhadap Korea Utara, di samping mengupayakan penyelesaian damai. Dalam pembicaraan itu, Gedung Putih pada hari Sabtu menyatakan bahwa kedua pemimpin sepakat resolusi ini menjadi langkah penting guna menuju tercapainya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Terkait dengan cuitannya, kepada wartawan Trump menyatakan harapannya agar Korea Utara benar-benar secara penuh memahami arti kata-katanya. Jika pemimpin Korea Utara itu melakukan sesuatu terkait Guam, atau tempat manapun yang merupakan wilayah Amerika, maupun sekutu Amerika, maka pemimpin negara itu akan menyesalinya, tambahnya.

Sementara di tempat terpisah, Departemen Pertahanan AS menyatakan akan menyelenggarakan latihan militer bersama tahunan AS-Korea Selatan pada 21 Agustus mendatang. Pentagon menyampaikan bahwa sekitarĀ  17.500 orang personil AS akan berpartisipasi dalam latihan selama 11 hari tersebut.

Pasukan dari kedua negara utamanya akan terlibat dalam simulasi komputer untuk meningkatkan kemampuan komando dan pengendalian dalam kondisi darurat terkait Korea Utara.(Banyu)

Komentar