Charger Hydropower/Foto digitaltrends/Nusantaranews
Charger Hydropower/Foto digitaltrends/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jerman – Di Jerman baru-baru ini ditemukan sebuah teknologi pengisi baterai ponsel dengan memanfaatkan tenaga air (hydropower). Penemuan charger baru ini diprediksi akan menjadi trend di Eropa dalam beberapa tahun mendatang.

Perkembangan teknologi mutakhir dan kesadaran manusia untuk mengurangi kerusakan alam, mendorong para ilmuan untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan.

Kelebihan alat mencas ponsel mini ini mampu mengubah kekuatan air yang mengalir menjadi energi listrik. Sehingga memungkinkan bagi seseorang untuk bisa mengecas ponsel saat melakukan backpacker ke suatu tempat yang tak teraliri listrik.

Hanya dengan meletakkan turbin atau baling-baling mungil ke aliran air, alat tersebut sudah bisa difungsikan untuk mengisi baterai ponsel.

Hydropower mini ini dikembangkan oleh salah satu perusahaan di Jerman yang terdiri dari 4,7-in (12-cm-) dengan diameter turbin mikro, generator 5W dan baterai internal 5.000 Mah lithium-polymer.

Turbin memproduksi cukup energi untuk mengecas ponsel. Rencananya, PLTA mini ini akan diproduksi secara massal dengan harga sekitar 85 Euro atau setara 1.219.000 rupiah. Perusahaan Jerman Blue freedom menemukan pembangkit listrik tenaga air berukuran kecil yang mampu menghasilkan energi listrik cukup.

Pewarta/Editor: Romandhon

Komentar