Ilustrasi/Foto: expertbeacon.com
Ilustrasi/Foto: expertbeacon.com

NUSANTARANEWS.CO – “Cinta hanya soal waktu, tidak baik ia (cinta) datang dengan cepat atau terlambat,” kata pujangga tanah air. Cinta ada seperti dirinya yang dibentuk oleh setiap orang yang dilanda asmara. Cinta bisa menjelma apa saja. Cinta bebas menentukan hati siapa saja untuk ditiupi wewangian dunia paling memabukkan. Begitualah cinta ada, sesekali ia melukai dirinya sendiri melalui hati yang ia pilih, mungkin hati Anda!

Sebagaimana waktu yang diucapkan dengan angka-angka dan dilihat melalui jam dinding atau jam tangan. Tanpa materi atau benda kongkret, kita tidak bisa melihat waktu, kecuali titik dimana matahari berada.

Begitu pun cinta, dirinya tidak eksis tanpa menemukan belahannya. Tentu Anda pernah jatuh cinta sebagai saya dan orang-orang di sekitar Anda. Atau Anda sekarang sedang patah hati, merasa dihianati, dan disakiti, sehingga Anda merasa sendirian dan kesepian.

Sakit hati dan kesepian lantaran putus cinta, bisa membuat Anda mencari pelarian untuk menghibur diri. Tidak sedikit pengalaman orang-orang, ketika patah hati begitu cepat dan mudah mendapat penggantinya. Seolah-olah dengan kehadiran taman baru di hidupnya, ia akan sembuh total dari rasa sakit. Padahal itulah pelampiasan yang jarang sekali disadari.

Ketika itu hati yang baru tersakiti masih labil, ia butuh perhatian, sehingga ketika ada orang yang simpati, maka dialah yang dipilih. Hubungan yang dibangun atas dasar pelampiasan adalah bungan yang rapuh.

Supaya Anda tidak terjebak pada percintaan tanpa asmara pasca putus cinta. Sebaiknya Anda membaca lagi sebab dan tanda yang membuat hubungan awal Anda putus. Cari tahu kenapa Anda begitu sakit hati dan susah move-on atau justru sebaliknya. Dengan mengetahui segala penyebabnya, Anda akan lebih hati-hati untuk membangun hubungan lagi.

Sementara itu, menyadari motivasi untuk membangun hubungan selanjutnya merupakan langkah awal untuk menentukan apakah Anda akan memulai dari awal secepat yang Anda inginkan atau Anda akan menunggu sampai Anda benar-benar siap.

Terlalu terburu-terburu dan tergesa membangun hubungan, tidak akan membuat diri Anda menjadi lebih baik. Anda bisa saja melakukannya tanpa perhitungan dan tanpa perasaan yang tenang. Jalan yang paling aman dan sehat bagi hubungan selanjutnya apabila Anda sudah bisa berdamai dengan luka hati pasca putus cinta.

Bagaimana jika Anda masih belum bisa move-on dengan sang mantan? Memikirkan mantan dan masih terbayang kisah-kisah asamara indah bersamanya, itu wajar dialami setiap orang yang patah hubungan. Anda tak perlu cemas, tak perlu khawatir, asalkan Anda tidak hanyut dalam lautan duka lara yang dalam. Mungkin Anda dan sang mantan masih berteman walau sudah putus.

Nah, jika hal itu yang menjadi pikiran Anda, bicarakan dengannya bahwa Anda ingin jaga jarak dengannya. Masalah Anda semakin parah, jika Anda masih kuat merasakan sakit hati oleh cinta. Curahkanlah pada teman karib Anda, lebih baik yang sejenis.

Selanjutnya, Anda boleh berpura baik-baik saja. Seolah Anda tidak sedang sakit hati. Tunjukkan pada teman-teman Anda bahwa Anda tidak sedih oleh cinta. Tidak ada salahnya, Anda menjalani hubungan dekat dengan lawan jenis Anda yang baik. Dengan tujuan untuk menghibur diri dan lari dari kesepian, tapi syaratnya Anda pun mesti hati-hati dari membawa perasaan. Sebab itu terlalu terburu-buru dan bisa jadi hanya pelampiasan belaka.

Anda berhak untuk jatuh cinta lagi kapan pun sesuai dengan pasangan yang menurut Anda baik. Tanyakan pada hati Anda, apa benar cinta yang datang itu murni alias bukan semata-mata pelarian dan mencari jalan pintas? Penting ini dilakukan supaya Anda benar-benar memiliki hubungan yang berkualitas. (Sel)

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here