Aksi penolakan pendirian pabrik semen di Rembang/Foto: JMMPK
Aksi penolakan pendirian pabrik semen di Rembang/Foto: JMMPK

NUSANTARANEWS.CO – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah memastikan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Rembang jalan terus kendati MA mengamahkan peninjauan ulang setelah permohonan warga yang menolak diterima.

Ganjar yang juga politisi PDI Perjuangan itu menilai putusan MA membatalkan ijin lingkungan terkait dengan pertambangan, bukan menutup pabrik.

Sikap warga diketahui terbelah terkait pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Rembang. Kedua kelompok warga (pendukung dan yang menolak) terus berpolemik dan berseberangan.

Selasa, 27 Desember lalu, kedua kelompok diketahui sama-sama menggelar aksi berbarengan di depan kantor Gubernur Jateng.

Kali ini, kelompok warga yang menolak pembangunan pabrik tersebut kembali akan mengadakan aksi di depan Kantor Gubernur Jateng.

Informasi yang dihimpun nusantaranews.co, aksi penolakan ini akan digelar pada Rabu, 4 Januari 2017 mengambil tema Solidaritas untuk Mendengarkan dan Doa Lintas Agama.

Dimulai pukul 10.00 WIB, agenda aksi akan dimulai dengan Doa Lintas Agama yang akan dipimpin Gus Nuril dan Romo Budi.

Setelah doa bersama, agenda aksi selanjutnya adalah aksi Nyanyi Bareng Keluarga Seni Anti Kapitalis, KEPAl Jogja mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. (Sego/ER)

Komentar