Hukum

Benarkah, Konflik Sosial Berpotensi Pecah Pasca Tuntutan Ahok?

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan. Foto: Dokumentas Pribadi
Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan. Foto: Dokumentas Pribadi

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Basir Hasibuan menilai bahwa semua masyarakat khususnya muslim dan pengamat hukum terkejut akan tuntutan jaksa terhadap Ahok. Terdakwa penistaan agama itu dituntut hukuman 1 (satu) tahun penjara dengan masa percobaan 2 (dua) tahun.

“Belum pernah ada kejadian di negara NKRI ini pelaku penistaan agama dihukum ringan,” tegas Basir kepada Nusantaranews, Jumat (21/4/2017).

Menurut pandang dia, semua berprasangka ada kekuatan besar yang melindungi Ahok. Dari kasus dia tidak ditahan padahal sudah terdakwa, tidak dinonaktifkan sebagai gubernur DKI, sampai tuntutan yang hanya 1 (satu) tahun.

“Kejadian ini membuat kami Pemuda Muhammadiyah berang. Kondisi ini jika tak disikapi dengan arif akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat. Sama halnya penegak hukum dinegeri ini membiarkan akan munculnya penista-penista baru. Akibatnya akan muncul tindakan main hakim sendiri di negeri ini,” ungkapnya.

Masyarakat, kata dia, tidak yakin lagi dengan aparat penegak hukum, kepercayaannya runtuh. Bisa saja muncul pemikiran kalau ada yang menista agama islam mari kita gunakan hukum islam karena hukum kita sudah ditumpangi kepentingan penguasa.

“Bisa juga muncul anggapan di masyarakat bahwa tuntutan jaksa itu secara tidak langsung menyuruh kita boleh menghina agama lain dan nanti akan dikasih hukuman percobaan. Konflik antar agama tidak bisa terelakkan akibat keputusan ini, jika pemimpin negeri ini tidak cepat bersikap,” katanya.

Ditambahkan Basir, akan sangat besar akibat yang ditimbulkan ketika hukum dalam kasus penistaaan agama dipermainkan.

“Kader Pemuda Muhammadiyah pada dasarnya siap untuk jihad dalam membela agamanya. Oleh karena itu kami meminta kepada pemimpin negeri ini dan pimpinan instansi penegak hukum untuk bertindak cepat dengan segala kearifan,” tutup Basir Hasibuan.

Pewarta/Editor: Achmad Sulaiman

Komentar

To Top