Ekonomi

Beli Cabai Murah? Mendag Enggar Ajak Masyarakat Belanja Online

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita/Foto Andika /NUSANTARAnews
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita/Foto Andika /NUSANTARAnews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengajak masyarakat untuk lebih memanfaatkan sarana belanja online supaya mendapatkan harga cabai yang lebih murah. Hal ini seiring dengan melonjaknya harga cabai rawit merah yang menembus angka lebih dari Rp 100.000-250.000 per kilogram.

Menurut Enggar, bila membeli cabai melalui e-commerce atau secara online bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Jika harga di pasar tradisional dipatok di atas Rp 100 ribu, maka di online hanya Rp 70 ribu. Namun sayang, ia tak menjelaskan situs online yang dimaksud.

“Karena buka online, beli dari online saja. Karena beli di online itu jauh lebih murah dan di bawah Rp 70 ribu dan di bawah Rp 60 ribu bahkan,” ujar dia di Kantor Kementerian Perdagangan kepada wartawan yang ditulis Rabu(11/1/2017).

Selain itu, Enggar meminta agar masyarakat tidak panik dengan lonjakan harga cabai. Menurutnya, jika ada informasi soal harga cabai yang melambung tinggi, maka harus dipastikan dulu kebenarannya.

“Itu harus diurut, apa benar Rp 150.000 itu dari pedagang? Jadi di bawah rumor ‘katanya’, itu yang menjadi persoalan. Itu katanya lagi,” ungkap Enggar.

Enggar menyampaikan, saat ini harga cabai rawit merah paling tinggi di kisaran Rp 120.000 per kilogram. Namun di setiap daerah‎, tentu harganya berbeda-beda, sehingga tidak bisa disamaratakan.

“(Harga) Tergantung daerahnya. Yang paling tinggi Rp 120 ribu, Rp 110 ribu, Rp 100 ribu dan itu setiap jam berubah. Kalau pagi itu mereka di pasar telpon, hujan enggak di sana. Kalau hujan, artinya pasokan akan berkurang,” tutur Enggar. (Andika)

Komentar

To Top