(Ilustrasi) Babinsa Koramil 0807/16 Karangrejo Bersama Kelompok Tani Semprot Hama Wereng/Foto Penrem081
(Pertanian/Ilustrasi/Foto Penrem081)

NUSANTARANEWS.CO, Tulungagung – Babinsa Koramil 0807/16 Karangrejo kelompok tani desa gedangan melakukan pencegahan hama wereng dengan cara penyemprotan.

Babinsa Desa Gedangan Pelda Haryana menyampikan pencegahan tanaman padi terhadap gangguan hama yang sering terjadi yang menyerang tanaman itu sangat penting. Adapun hama yang biasa menyerang antara lain hama belalang, wereng coklat, tikus dan hama yang lainya.

Karena itu Pelda Haryana mengajak dan mengingatkan petani untuk selalu memantau dan melakukan penyemprotan hama sekalipun belum ada tanda-tanda tanaman diserang hama. “Karena sangat sulit mengendalikan hama apabila sudah menyerang tanaman,” jelas Haryana sebelum memulai penyemprotan.

“Pada kegiatan kali ini dilakukan penyemprotan yang dikhususkan pada hama padi wereng coklat. Diharapkan dengan adanya penyemprotan secara serentak akan membunuh hama di persawahan pok tani makmur sehingga hasil panen tetap bagus,” sambungnya.

Haryana juga menyampaikan bahwa tugas pendamping bersama PPL UPT desa Gedangan kepada petani termasuk program bantuan dari pemerintah. Yang antara lain adalah peningkatan hasil tanaman padi, jagung dan kedelai yang akan dikucurkan dananya langsung kepada kelompok tani pada tahun 2017 ini.

“Karena itu agar kelompok tani bisa melaksanakan program tersebut harus menata organisasi, tertib administrasi dan meningkatkan kemampuan melalui sosialisasi yang dilaksanakan oleh Babinsa dan PPL dengan harapan kedepan kesejahteraan petani di daerah ini meningkat dari waktu ke waktu,” kata Haryana.

Sementara itu, Ketua kelompok tani Yekti Makmur mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI kususnya Koramil 0807/16 Karangrejo, yang telah memberikan penyuluhan juga contoh kepada petani, tata cara melaksanakan penanggulangan hama pada tanaman padi agar tahan terhadap serangan hama.

“Apalagi Pelda Haryana selaku Babinsa Desa Gedangan selalu aktif melaksanakan pendampingan,” ujarnya. (Penrem081).

Editor: Sulaiman

Komentar