Bantu Pembangkit Listrik RI, Turki Buatkan 4 Kapal/Foto Andika / Nusantaranews
Bantu Pembangkit Listrik RI, Turki Buatkan 4 Kapal/Foto Andika / Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – PT Kar Powership, pemiIik dan operator dari 125 MW Karadeniz Powership Zeynep Sultan yang berlokasi di Amurang, Sulawesi Utara, tengah merencanakan perluasan operasi di Indonesia. Selain 4 Kapal Pembangkit yang akan dikirimkan hingga akhir 2016 Kar Powership merencanakan terobosan Iain di Indonesia.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Muhammad Firmansyah Arifin berujar, kemampuan dual-fuel Powerships akan menjembatani kesenjangan daya (listrik) hingga Indonesia terbukti memiliki cadangan gas secara online.

“Kapal pembangkit listrik ini sangat cocok bagi kondisi Indonesia yang negara kepulauan karena tidak memerlukan Iahan sehingga dapat bergerak flesibel dalam menyediakan listrik di seluruh kepulauan Indonesia,” ujar Muhammad Firmansyah Arifin di kantor Turkish Karadeniz Powership Indonesia, Sentral Senayan II, Jakarta, Jumat(28/10/2016).

Melalui kerja sama ekslusif PT KarPowership dan PT PAL Indonesia tengah merencanakan dukungan atas rencana penyediaan energi Iistrik 35.000 MW. Kerjasama ini mencakup pembuatan Kapal Pembangkit Listrik atau Powerships selama 7 tahun kedepan dengan kapasitas berbeda dengan total keseluruhan 5.000 MW.

Perjanjian antara PT Kar Powership dan PT PAL Indonesia secara bertahap akan meIakukan sosialisasi dan menyediakan Iapangan kerja untuk penduduk IokaI.

Menurut CEO Karpowership, Orhan Remzi Karadeniz, PT PAL Indonesia akan diberikan hak kontribusi ekslusif terhadap pembangunan armada Powership terbesar di dunia. “Dengan ekslusifitas ini, PT PAL Indonesia akan diberikan fasilitas berupa desain, pengadaan, konstruksi, transportasi, instalasi, pengujian, dan pemeliharaan Powerships dengan jumlah keseluruhan 5.000 MW selama 7 tahun kedepan,” ujar Karadeniz.

Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh CEO Karpowership, Orhan Remzi Karadeniz dan Direktur Utama PT PAL Indonesia, Muhammad Firmansyah Arifin. Prosesi penandatangan ini disaksikan oleh Perwakilan Kedutaan Besar Turki, Sander Gurbuz serta Direktur Region Asia, Ufuk Berk, di Jakarta.(Andika)

Komentar