Gaya Hidup

Annisa Pohan Bantah Rumor Sang Suami yang Hendak Hapus KJP dan KJS

Annisa Pohon saat hadiri acara Bersama muslimat NU di Jakut. Foto Dok. @AnnisaPohan
Annisa Pohon saat hadiri acara Bersama muslimat NU di Jakut. Foto Dok. @AnnisaPohan

NUSANTARANEWS.CO – Terkait isu yang berkembang belakangan ini terkait rumor rencana calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti yang diisukan hendak menghapus Kartu Jakarta Pintar KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS) membuat Annisa Pohan ikut angkat bicara.

Dalam keterangan tertulisnya di akun Instagram miliknya, istri Agus Harimurti itu memberikan klarifikasi terhadap isu tersebut. Di depan ratusan ibu-ibu Muslimat NU, dirinya membantah beredarnya isu mengenai KJP, KJS, pasukan orange, dan dana PKK yang akan dihilangkan.

“Itu semua bohong, Bu. Mas Agus dan Mpok Sylvi punya komitmen, sesuatu hal yang baik kenapa harus diberhentikan? Sesuatu hal yang bermanfaat buat masyarakat banyak, kenapa harus dihapus? Artinya KJP dan KJS lanjut, Bu! Bahkan kalau Allah SWT memberikan rejeki buat Jakarta, anggarannya bertambah, KJS dan KJP bisa ditingkatkan lagi nominalnya,” tulisnya, Sabtu (14/1/2017).

Annisa juga mengaku bahwa untuk pasukan orange, justru akan lebih disejahterakan lagi. Ini dikarenakan menurut Annisa, pasukan orange sangat bersajasa bagi masyarakat.

“Pasukan yang sudah begitu berjasa buat kita, masa mau dihilangkan? Masa profesi orang mau kita cabut begitu saja dan menambah pengangguran? Justru kesejahteraannya bisa ditambah, atau jumlahnya bisa ditambah untuk mengurangi pengangguran,” imbuhnya.

“Adalagi nih gosip dana PKK akan dihilangkan ya, Bu. Saya akan berjuang untuk ibu-ibu semua. Insya Allah kalau Mas Agus terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta, artinya saya akan menjadi Ketua Penggerak PKK Pusat. PKK adalah organisasi yang perlu diberdayakan Bu, karena organisasi ini sangat concern dengan kesejahteraan keluarga,” terang Annisa saat bersama ibu-ibu Muslimat NU, sebagaimana keterangan tertulisnya di Instagram. (Red-01/emka)

Komentar

To Top