Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan/Foto Deni/Nusantaranews
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan/Foto Deni/Nusantaranews
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan/Foto Deni/Nusantaranews
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan/Foto Deni/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyesuaikan di sektor energi dengan anggaran yang ada saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Jonan dalam menanggapi pemangkasan anggaran di setiap Kementerian/Lembaga Negara oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Jonan mengatakan, karena keterbatasan anggaran, maka pihaknya akan menyeleksi program-program di sektor ESDM.

“Kita menyesuaikan. Kementeriam ESDM mencoba yang dipotong itu tidak mengganggu sasaran pembangunan. Khususnya di bidang minerba (mineral dan batu bara),” ungkapnya usai rapat bersama Komisi VII DPR, Jakarta, Kamis (20/10).

Jonan menuturkan, efisiensi akan dilakukan tapi tidak secara merata. Kementerian ESDM akan mengkaji terlebih dahulu program-program mana saja yang tidak perlu dijadikan sebagai prioritas, itulah yang akan dihemat.

“Kita nggak akan potong merata. Jadi begini, Kita lihat apa yang bisa dihemat. Kedua, yang memang kira-kira kalau dijalankan tidak siap. Ketiga kalau bisa multiplier prioritas, penekanannya lebih besar di 2018 nanti,” katanya.

Seperti diketahui, Kemenkeu memangkas anggaran di setiap Kementerian/Lembaga Tinggi Negara. Untuk Kementerian ESDM, dari sebelumnya anggaran Rp7,3 triliun dipotong Rp291 miliar menjadi Rp7,01 atau sebesar 4%. (Deni)

Komentar