Berita Utama

Alasan Keyakinan Sri Bintang Tentang Jokowi-Ahok Pro China

Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas/Foto: dok. bangsaonline
Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas/Foto: dok. bangsaonline

NUSANTARANEWS.CO – Aktifis politik dan pendiri Partai Uni Demokratik Indonesia (PUDI) Sri Bintang Pamungkas mengungkap berbagai gejala yang memperlihatkan tanda-tanda pemerintahan Jokowi-JK pro Republik Rakyat China (RRC). Karena itu, Ia mengaku yakin sekali rezim Jokowi-JK sebagai kepanjangan tangan dari kepentingan RRC.

“Kita tahu bahwa rezim ini pro RRC (China). Dan kami berkeyakinan bahwa Jokowi sama Ahok ini melaksanakan perintah-perintah RRC. Atau paling tidak sama dengan apa yang dikehendaki oleh pemerintah RRC,” ujar Sri Bintang dalam acara Konsolidasi Pergerakan Menuju Jihad 212-People Power 2016 di Rumah Kedaulatan

Rakyat di jalan Guntur nomor 49, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016).

Mantan Tahanan Politik era Orde Baru ini mengatakan RRC memiliki skenario politik dunia. Diantaranya ingin menguasai kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia membeberkan serangkaian tanda-tanda ketundukan pemerintahan Jokowi-JK terhadap proyeksi RRC di Indonesia. Ia menggambarkan pembangunan proyek pelabuhan yang digalakkan pemerintah sebenarnya bertujuan untuk membuka pintu bagi eksodus warga dari RRC ke Indonesia.

“Dibikin dua puluh lima (25) pelabuhan sebagai entry point. Lalu gratis visa,” ungkapnya.

Sri Bintang mempertanyakan kritisisme lembaga DPR sebagai wakil rakyat atas gelombang masuknya warga China ke Indonesia. Ia mengaku heran, mengapa mereka seolah menutup mata.

Padahal, kata dia, terdapat potensi bahaya dibalik masuknya warga negara China kendati atas alasan sebagai pekerja.

“Saya tidak pernah mendengar DPR membicarakan soal ini. Tetapi Menteri tenaga kerja mengizinkan, Menkumham mengizinkan, imigrasi tutup mata,” lanjutnya.

Lebih lanjut Sri Bintang mengatakan upaya pemerintah membangun banyak pelabuhan serta memudahkan masuknya warga China ke Indonesia menjadi suatu rangkaian adanya gejala pemerintah lunak terhadap keinginan RRC.

Disatu sisi, lanjut Sri Bintang, belakangan muncul proyek Reklamasi Teluk Jakarta yang perizinannya melalui Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia berpandangan bahwa reklamasi dibangun untuk kawasan pendirian bangunan bagi pemukiman warga China yang masuk ke Indonesia nantinya.

“Reklamasi ini ada kaitan yang erat dengan masalah masuknya (warga) Cina dari RRC,” ucapnya. (Hatiem)

Komentar

To Top