Anggota Al Qaidah Khalid Batarfi. Foto: The Telegraph
Anggota Al Qaidah Khalid Batarfi. Foto: The Telegraph

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kelompok Al Qaidah telah merilis video propaganda baru yang berisi pengecaman terhadap pemboikotan Qatar oleh negara-negara liga Arab. Dalam video tersebut, ditegaskan masih ada hubungan antara Al Qaidah dengan Ikhwanul Muslimin dan Qatar.

Video berjudul ‘Topeng Telah Jatuh’ ini disiarkan melalui media massa Al Sahab. Mereka jelas secara terang-terangan mengutuk keputusan Arab Saudi, Uni Emirate Arab, Bahrain dan Mesir karena telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Pimpinan Al Qaidah di Teluk Arab/Yaman (AQAP), Khalid Batarfi menggambarkan daftar teror yang baru-baru ini sebagai perang melawan Islam dan Muslim.

Disebutkan bahwa para kelompok radikal meminta semua ilmuwan, pengkhotbah dan mahasiswa teologi serta berbagai faksi gerakan Islam untuk menghasut dan mendorong jihad, serta menghentikan sentimen patriotik nasionalis.

“Kami menasihati semua orang yang menyanjung para tiran dan membenarkan kejahatan mereka untuk takut akan Tuhan serta menyesali tindakan mereka,” ujar Batarfi yang dilansir dari Al Arabiya, Jumat (16/6/2017).

Batarfi menyebutkan AQAP akan berdiri bersama Ikhwanul Muslimin untuk mengecam negara para pemboikot Qatar.

Sementara itu, media propaganda Al Qaidah, Al Masra dan lainnya memberitakan pemboikotan Qatar merupakan hasil dari beberapa pihak yang tidak suka dengan perang Qatar di Yaman dan dukungan mereka untuk Ikhwanul Muslimin.

Untuk diketahui, sejak 5 Juni lalu, Arab Saudi dan beberapa negara teluk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Bahkan mereka menutup akses dari dan ke Qatar.

Alasan pemutusan hubungan diplomatik itu lantaran Qatar dianggap mendukung dan mendanai kelompok teroris serta tindakan teror mereka di berbagai belahan dunia.

Pewarta: Ricard Andika
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar