AHY Cerminan Pemimpin DKI Idaman Warga Penjunjung Rasionalitas dan Moralitas

0
Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato di DPP Demokrat, Jakarta, Jumat (23/9/2016)/Foto: liputan6.com
Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato di DPP Demokrat, Jakarta, Jumat (23/9/2016)/Foto: liputan6.com

NUSANTARANEWS.CO – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah sosok Cerminan Pemimpin yang diidam-idamkan warga DKI Jakarta dengan rasionalitas, etika, dan moralitas, dunia politik akan terlihat lebih seperti seni, tidak kejam dan busuk yang selama ini terlihat. Demikian pandangan Angkatan Muda Alumni SMPN 20 Bulak Rantai Jakata Timur (Jaktim), Dewa Miko yang sekaligus Ketua AFC (Agus Fans Cluc) Jaktim.

“Kasantunan, kedewasaan, dan keluhuran budi dalam berpolitik merupakan keniscayaan dalam membangun peradaban sebuah bangsa. Tanpa itu semua, nihil rasanya kalau peradaban yang agung akan tercipta,” tegas Dewa dalam keterangan tertlisnya yang diterima nusantaranews, Minggu (9/10).

Oleh karena itu, pikir Dewa, munculnya sosok seorang Agus Harimurti Yudhono merupakan contoh bagi kaum muda untuk bangkit memperbaiki Ibu kota yang sedang sakit parah.

“AHY itu Cerdas, Gagah, Tampan, Bersih, Berwibawa dan beriman serta mempunyai moralitas etika sopan santun yang tinggi sangat cocok dengan kultur dan budaya Indonesia,” ujarnya.

Menurut Dewa, politik tanpa rasionalitas moral dan ilmu pengetahuan akan menjadi sangat jahat. “Sebaliknya, moral saja tanpa diimbangi kesadaran politik kerakyatan dan kebangsaan hanya akan menjadi tatanan kehidupan yang sia-sia,” tegasnya.

Untuk itu, Dewa tegas berseru, maka berpolitiklah dengan akal sehat dan kejernihan budi-nurani, demi masa depan kita dan anak-cucu (pemuda) kita dan Indonesia yang jaya.

“Ayo wujudkan!” serunya.

Dewa mendandaskan bahwa, berdasarkan profil AHY tersebut dan AHY merupakan alumni SMPN 20 Bulak Rantai Jakarta Timur, maka seluruh alumni SMP 20 Bulak Rantai Jakarta Timur berharap agar AHY bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta yang mampu membangun dan memperbaiki Jakarta. (Sule/Red-02)

Komentar