Menikmati senja berdua di pantai/Ilustrasi Nusantaranews/Foto: independent
Menikmati senja berdua di pantai/Ilustrasi Nusantaranews/Foto: independent
Menikmati senja berdua di pantai/Ilustrasi Nusantaranews/Foto: independent
Menikmati senja berdua di pantai/Ilustrasi Nusantaranews/Foto: independent

NUSANTARANEWS.CO – Sebagai manusai biasa dengan ekspektasi tinggi untuk dapat jodoh yang tepat, mungkin Anda sering menebak-nebak sendiri dengan kisah-kisah cinta dalam film drama romantis. Namun, di kehidupan nyata Anda merasa sulit menentukan kecocokan dengan calon atau pasangan Anda.

Kecocokan atau “match” akan berlaku jika ditentukan oleh diri sendiri secara khusus. Sebab seringkali sebagian besari dari kita cenderung sibuk sendiri dengan hal-hal lain dari pada membicarakan soal hubungan serius. Bahkan kita sering abai, alias tidak sempat bertanya pada diri sendiri apakah kita memiliki kecocokan berarti dengan pasangan atau calon pasangan kita.

Seorang pakar hubungan Talia Goldstein, yang juga soerang CEO perjodohon “Three Day Rule“, menyatakan ada empat tanda-tanda khusus bahwa Anda memiliki kecocokan dengan pasangan Anda. Apabila dalam hubungan yang Anda jalani terdapat 4 tanda yang dimaksud, Goldstein yakin, hubungan itu sudah tepat dan pas. Adapun keempat ciri yang dimaksud, sebagai berikut:

1. Memiliki kesamaan menentukan tujuan wisata

Salah satu cara termudah untuk mengetahui apakah Anda cocok dengan pasangan Anda adalah dengan cara membuat agenda jalan-jalan bersama.

“Tanda kecocokan yang baik adalah ketika pasangan bersedia dan memiliki kehendak melakukan perjalanan dengan cara yang sama,” ujar Goldstein sebagaimana dikutip independent.

Akan tetapi, jika semisal Anda punya rencana atau ingin berlibur ke tempat-tempat wisata religi karena ini bulan bulan Ramadhan, sementara pasangan Anda malah ingin ke berlibut ke pantai di Bali atau Lombok, hal itu menunjukkan bahwa Anda tidak cocok dengan pasangan Anda.

(Baca juga: Menikmati Senja di Candi Plaosan di Bulan Puasa)

“Keinginan tersebut menunjukkan gaya hidup Anda,” kata Goldstein. “Dan perbedaan yang ada dapat menyebabkan masalah dalam perjalanan hubungan Anda dengan pasangan,” tambahnya.

Menurut Goldstein, perbedaan gaya hidup tersebut juga dapat berpengaruh terhadap hal lainnya, misalnya ketika Anda akan membeli rumah baru atau ketika harus memilih jalur pendidikan bagi anak-anak.

“Jika Anda memiliki pikiran yang benar-benar sempit mengenai terkait rencana berlibur, kemungkinan besar pikiran sempit tersebut juga berlaku pada aspek-aspek kehidupan yang lain dalam rumah tangga Anda nantinya,” imbuh Goldstein.

2. Memiliki kepentingan serupa dan melakukannya secara bersama-sama.

Barangkali hal ini cenderung intuitif, akan tetapi cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda cocok dengan seseorang adalah dengan cara menentukan apakah Anda memiliki minat yang sama dengannya.

Kesamaan yang dimaksud tidak terbatas pada kenenagan nonton film yang sama, mendengarkan jenis musik yang sama, atau buku bacaan yang sama. artinya, kecocokan yang baik tidak hanya terkait menikmati hal-hal sama alias mesti memiliki waktu untuk melakukan hal-hal secara bersama-sama.
(Baca juga: Pengaruh Negatif Facebook Terhadap Hubungan Romantis)

“Hal itu mesti ada, setidaknya dua atau tiga hal yang benar-benar ingin dilakukan bersama-sama atau menghabiskan waktu berdua,” tukas Goldstein.

Ketika Anda sudah memiliki memont jalan-jalan bersama dan/atau bermain permainan yang sama, berarti Anda cocok dengan pasangan.

3. Memiliki keseimbangan berarti dalam menjalin hubungan.

Goldstein telah menunjukkan sesuai dengan pengamatannya bahwa sebagai besar pasangan yang sukses adalah pasangan yang saling mendukung. Misalnya, ketika yang satu sedang meniti suatu jenjang karir maka yang satunya akan memberikan dukungan.

“Saya menemukan bahwa sebagian besar kisah hubungan yang sukses ditopang oleh adanya kategori-kategori, di mana kadang-kadang salah satunya terjun ke partai politik, sedangkan yang lain memberikan dukungan penuh,” ungkap Goldstein.

“Jika Anda memiliki yin dan yang, maka hal itu akan memberikan keseimbangan satu sama lain. Saya telah menemukan bahwa keseimbangan bekerja dengan sangat baik dalam suatu hubungan,” imbuhnya.

4. Pasangan yang dapat membuat Anda merasa baik tentang diri Anda.

Hal itu tammpak masuk akal. Jadi, Anda sebaiknya memilih pasangan yang dapat membuat Anda merasa berada di dalam kehidupan yang terbaik. Artinya, Anda bisa lebih optimis, percaya diri, dan semangat menjalani kehidupan Anda. Tentu saja bersama pasangan Anda.

Namun demikian, perlu Anda ketahui, tidak sedikit orang yang mengalami hubungannya berakhir lantaran mereka tidak benar-benar merasa kehidupan yang mereka impikan. (Sel/MRH/LR/Independent)

Komentar