Presiden Joko Widodo tiba di Jember pada Sabtu (12/8) pukul 13.24 WIB. (Foto: Sis24/Nusantaranews)
NUSANTARANEWS.CO, Jember – Presiden Joko Widodo berkunjung ke Jember pada Sabtu-Minggu 12-13 Agustus 2017. Dalam lawatannya ini, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo.
Selain Ibu negara, Presiden juga didampingi dua menteri seperti Meteri Pariwisata Arif Yahya dan Menteri Pendidikan Muhajir Efendi serta Staf Kepresidenan Tetan Masduki.
Sejak rencana kedatangan Presiden, suasana di Kabupaten Jember memang cukup berbeda dari biasanya. Terutama pergerakan pasukan pengamanan di bawah kendali Satuan Tugas Pengamanan VVIP yang dipegang oleh Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono.
Presiden Joko Widodo dan Ibu negara Iriana tiba di Jember. (Foto: Sis24/Nusantaranews)
Pengamanan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Jember ini terbilang sangat ketat. Terhitung sedikitnya 4.000 personel TNI dibantu Polri dikerahkan selama kunjungan orang nomor satu RI itu.
Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Jember disambut para pejabat tinggi provinsi seperti Pandam V/Brw Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
Pesawat Kepresidenan PK-PJJ RC 85 mendarat di Bandara Noto Hadinegoro Jember pukul 13.24 WIB. Turut menyambut rombongan, Forkompida Jawa Timur dan Bupati Jember Faida MMR.
Presiden dan rombongan dijadwalkan menginap di Jember dengan sejumlah kegiatan, di antaranya mengunjungi Ponpes Nurul Islam menemui Kyai Muhyiddin Abdushomad, Pondok Pesantren Al Amin Ds Sabrang Ambulu menemui KH Imam Ghazali dan Pondok Pesantren Assuniyah Ds Wonorejo Kencong menemui KH Sadid Jauhari.
Sedangkan pada Minggu (13/8) Presiden Joko WIdodo akan melaksanakan penyerahan Sertifikat program Prona kepada 5.000 warga masyarakat di New Sari Utama Jember, menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa/siswi SMPN 7 Jember kemudian membuka puncak acara Karnaval Internasional, Jember Fashion Karnaval (JFC) yang merupakan even tahunan dan menjadikan Jember sebagai Kota Karnaval Dunia. (sis24)
Editor: Eriec Dieda

Komentar